Wednesday, 26 March 2014

KESEHATAN KEUANGAN KELOMPOK

Pengertian
Pemeriksaan kesehatan keuangan kelompok adalah alat untuk melihat makna hubungan dari berbagai posisi keuangan kelompok, serta merupakan hasil dari pencerminan pengelolaan keuangannya sekaligus sebagai alat kendali.

Manfaat Pemeriksaan
·           Memperoleh informasi kondisi keuangan kelompok.
·           Mengetahui mutu hasil kerja pengurus.
·           Mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam pengelolaan keuangan.
·           Mengendalikan agar sesuai dengan tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan (dalam AD/ART).

Posisi-posisi Penting yang harus Diperiksa
·           Tingkat tunggakan
·           Tingkat pertumbuhan kekayaan
·           Tingkat pertumbuhan modal sendiri
·           Tingkat utang
·           Tingkat penggunaan dana produktif
·           Tingkat hasil usaha
·           Tingkat perputaran dana
·           Tingkat ketangguhan menanggung resiko
·           Tingkat kehematan biaya (efisiensi)
·           Tingkat pemerataan pinjaman



Cara Memeriksa Posisi-posisi Penting
a)    Tingkat tunggakan =    jumlah tunggakan
    _________________  x  100%
    jumlah sisa pinjaman

        Posisi ideal : kurang dari 3%


b)    Tingkat pertumbuhan kekayaan   =

       Jumlah kekayaan th. Ini – juml kekayaan th. Lalu
      ________________________________________  x 100%
                         jumlah kekayaan th. Lalu

 Posisi ideal : semakin besar semakin baik


c)     Tingkat pertumbuhan modal sendiri =

    juml SP + SW + SS + Cad th ini – juml SP + SW + SS + Cad th lalu
____________________________________________ x 100%
                  juml SP + SW + SS + Cad th. Lalu

Posisi ideal : semakin besar semakin baik


d)    Tingkat utang  =     jumlah utang
                              ________________  x  100%
                              juml modal sendiri

      posisi ideal : semakin kecil semakin baik


e)    Tingkat penggunaan dana produktif   =

      Bagian kekayaan yang menghasilkan (piutang, deposito, investasi)
         _________________________________________ x 100%
                                   jumlah kekayaan

       Posisi ideal : di atas 85%
       Dana tidak produktif seperti uang kas, inventaris

f)      Tingkat hasil usaha  =  

Juml pendapatan hingga akhir tahun ini
________________________________  x  100%
     Rata-rata kekayaan yang produktif
        Posisi ideal : lebih besar dibanding bunga deposito rata-rata.

Rata-rata kekayaan produktif = (juml kekayaan produktif di awal tahun + juml kekayaan produktif di akhir tahun) : 2


g)    Tingkat perputaran dana =

Juml pinjaman yang dicairkan selama setahun
_____________________________________  x 100%
                 rata-rata juml kekayaan

        posisi ideal : semakin besar semakin baik.
       
Rata-rata jumlah kekayaan = (juml kekayaan di awal tahun + juml kekayaan di akhir tahun) : 2


h)    Tingkat ketangguhan menanggung resiko =

        Juml dana cadangan + SP + SW
        __________________________  x  100%
            juml nominal tunggakan

posisi ideal lebih dari 100 %


i)      Tingkat efisiensi biaya  =

     Juml biaya selama satu tahun
                 _____________________________  x  100%
juml pendapatan selama satu tahun

        posisi ideal kurang dari 75%


j)      Tingkat pemerataan pinjaman  =

     Juml peminjam yang masih mempunyai saldo pinjaman
      ____________________________________________ x 100%
                             jumlah anggota

        posisi ideal : lebih dari 65%.

Artikel disusun oleh: Fahrur Razi, S.ST (Penyuluh Perikanan pada Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan)

Tuesday, 25 March 2014

PEMBINAAN KELOMPOK OLEH PENGURUS KELOMPOK

1)   Identifikasi Kelompok
Sekumpulan orang disebut kelompok minimal kalau :
a)   Saling kenal dan memiliki ikatan batin satu sama lain.
b)   Memiliki tujuan yang akan dicapai bersama.
c)   Keanggotaannya relatif stabil untuk jangka waktu lama.
d)   Ada batas jelas yang membedakan anggota dan bukan anggota.
e)   Ada pembagian fungsi, peran, dan tugas di antara anggotanya.
f)    Ada aturan kelompok yang disepakati dan ditaati.
g)   Ada kegiatan yang dilakukan secara teratur untuk mencapai tujuan kelompok.
h)   Ada perkembangan sebagai hasil proses interaksi dan kerjasama antar anggota kelompok.
2)   Pembinaan Organisasi Kelompok
a)   Pembinaan organisasi kelompok diarahkan pada :
-      Peningkatan partisipasi anggota agar menjalankan kewajiban dan haknya sesuai ketentuan kelompok.
-      Meningkatkan kinerja pengurus agar memiliki komitmen, kemampuan dan ketrampilan untuk mengelola kelompok.
-      Mengembangkan kesepakatan kelompok untuk menyusun kegiatan bersama yang bermanfaat bagi anggota kelompok.
b)   Pembinaan organisasi harus memperluas kemungkinan anggota memperoleh hak :
-      Mendapatkan pinjaman sesuai dengan kebutuhan modal usahanya.
-      Mendapatkan pelayanan sesuai bidang kegiatan kelompok.
-      Berperan dalam pengambilan keputusan di dalam kelompok.
-      Memilih dan dipilih sebagai pengurus.
c)   Pembinaan organisasi harus mampu mendorong anggota untuk melaksanakan kewajiban :
-      Menghadiri pertemuan rutin
-      Mengangsur pinjaman secara teratur dan tepat jadwal.
-      Menabung di kelompok.
-      Melaksanakan kesepakatan kelompok.
-      Melaksanakan kegiatan usaha atau kegiatan lain yang disepakati.
-      Menjaga nama baik kelompok dan menciptakan suasana agar kelompok dapat diterima di lingkungannya atau oleh pihak luar lain.
3)   Pembinaan Administrasi Kelompok
a)   Administrasi kelompok secara sederhana meliputi :
                         i.    Administrasi keorganisasian terdiri
-      Legalitas kelompok
-      Buku daftar pengurus
-      Buku daftar anggota
-      Buku tamu
-      Buku bimbingan
-      Buku notulen rapat
-      Buku rencana kegiatan kelompok
-      Laporan kegiatan kelompok
ii.  Administrasi Keuangan
-      Buku kas harian
-      Buku bantu bank
-      Buku inventaris
-      Daftar peminjam
-      Kartu pinjaman anggota
-      Kartu tabungan
-      Laporan operasional
-      Neraca
-      Laporan kolektibilitas
b)   Pencatatan kegiatan organisasi perlu dilaksanakan segera setelah kegiatan selesai dilaksanakan.  Notulen misalnya diisi pada saat berlangsungnya rapat, jangan setelah rapat usai.
c)   Pencatatan keuangan kelompok harus dilakukan dengan memperhatikan :
-      Bukti otentik setiap transaksi penerimaan atau pengeluaran uang.
-      Jangan menunda pembukuan transaksi agar tidak terjadi kelupaan atau hilangnya bukti.
-  Selalu mencocokkan pembukuan dengan keadaan fisik saldo uang yang ada.

Artikel disusun oleh: Fahrur Razi, S.ST (Penyuluh Perikanan pada Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan)

Monday, 24 March 2014

PEMERIKSAAN KEUANGAN KELOMPOK

Pengertian
Pemeriksaan merupakan salah satu unsur pengelolaan kegiatan.  Dalam kelompok, pemeriksaan dapat diketahui sebagai kesatuan sistem yang dapat mengamati semua bidang-bidang pokok kegiatan, antara lain kegiatan keorganisasian, permodalan, usaha produktif, administrasi, dan perkembangannya.

Manfaat Pemeriksaan
Dengan dilakukannya pemeriksaan secara teratur dan benar, maka pengurus kelompok dan anggota akan memperoleh informasi tentang kondisi kelompok, kekuatan-kekuatannya, maupun kelemahan-kelemahannya.  Selain itu auditing yang teratur akan meningkatkan kepercayaan anggota terhadap pengurus dalam mengelola kelompok.

Tujuan Pemeriksaan
Untuk mengetahui lebih dini/awal mengenai penyimpangan-penyimpangan dalam pengelolaan kelompok, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi, sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan dan pencegahan.

Hal-hal yang Perlu Diperiksa
Dalam kelompok, pemeriksaan ini biasanya dilakukan oleh Badan Pemeriksa, dan apabila di dalam kelompok tidak ada / belum ada Badan Pemeriksa, maka pemeriksaan dapat dilakukan oleh ketua atau panitia khusus yang ditunjuk oleh rapat anggota.  Yang perlu diperiksa antara lain adalah :
1)    Pemeriksaan Kas, yang meliputi :
·      Menghitung uang kas.
·      Mencocokkan kas dan bank dengan catatan pembukuan.
·      Meneliti penerimaan dan pengeluaran apakah didukung dengan bukti-bukti yang sah (formulir, slip, kuitansi, dsb.)
·      Memberikan standar maksimum kas yang boleh dipegang bendahara.
·      Sistem pengamanan kas dan barang berharga milik kelompok.
2)    Pemeriksaan Simpanan dan Pinjaman Anggota, yang meliputi :
·      Mencocokkan catatan buku anggota dengan kartu simpanan dan pinjaman anggota.
·      Mencocokkan jumlah anggota peminjam.
·      Mencocokkan jumlah anggota yang melalaikan pinjaman
·      Mencocokkan saldo simpanan/tabungan.
·      Mencocokkan jangka waktu kredit tertunggak.
3)    Pemeriksaan Pembukuan Keuangan.
·      Mencocokkan catatan keuangan mulai dari slip hingga laporan keuangan.
·      Meneliti kelemahan dan kekuatan sistem pembukuan yang dipakai.
4)    Pemeriksaan Program Kerja yang berkaitan dengan Keuangan Kelompok dan Pelaksanaannya, yang meliputi :
·      Apakah kegiatan telah sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun.
·      Faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan kegiatan dan alternatif jalan keluarnya.
5)    Pemeriksaan Kesehatan Keuangan Kelompok, yang meliputi :
·      Apakah pengelolaan keuangan kelompok aman, lancar, menghasilkan, dan mengutamakan pengembangan anggota.
·      Apakah perkembangan keuangan kelompok telah sehat.
6)    Pengorganisasian Kelompok, yang meliputi :
·      Apakah rapat-rapat telah diselenggarakan secara teratur.
·      Apakah pengurus telah berfungsi dengan baik.
·      Pencatatan notulen rapat apakah telah dilakukan.
·      Pelaksanaan kegiatan pendidikan atau pelatihan ke anggota apakah telah dilakukan.
7)    Lain-lain, yang meliputi :
·      Hubungan dengan pembina / pendamping kelompok.
·      Hubungan dengan masyarakat / pemerintah setempat.
·      Hubungan dengan pihak lain pemberi pinjaman dana.

Penyerahan Laporan Pemeriksaan
v  Laporan pemeriksaan diserahkan kepada pengurus kelompok sebagai masukan untuk meningkatkan pengelolaan kelompok.
v  Jika Badan Pemeriksa menemui hal-hal yang tidak bisa diselesaikan dengan pengurus, maka Badan Pemeriksa berwenang untuk memberikan laporan pemeriksaan kepada rapat anggota sebagai forum tertinggi di kelompok.
Kalau kelompok tidak dapat memenuhi kewajiban terhadap pihak luar, dan timbul kekurangan likuiditas kelompok yang bisa menyebabkan kebangkrutan kelompok, maka Badan Pemeriksa juga berhak untuk memberikan laporan pemeriksaan kepada pihak kreditur (pemberi kredit ke kelompok).

Artikel disusun oleh: Fahrur Razi, S.ST (Penyuluh Perikanan pada Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan)

Friday, 21 March 2014

PENDIDIKAN ANGGOTA DALAM KELOMPOK

Tujuan akhir dari kelompok adalah kesejahteraan dan kemandirian anggotanya.  Kesejahteraan lahir dan batin hanya terjadi kalau ada perkembangan / perubahan sikap dan mental, yang semula boros menjadi hemat, yang semula malas menjadi rajin, yang semula suka menggantungkan diri pada orang lain menjadi mandiri, yang semula otoriter menjadi demokratis, dan sebagainya.  Untuk dapat berubah / berkembang itulah dibutuhkan suatu pendidikan.

Maka pendidikan merupakan bagian yang sangat penting dalam kelompok, sehingga dapat dikatakan bahwa kelompok sebagai gerakan ekonomi melalui pendidikan atau gerakan pendidikan melalui kegiatan ekonomi.

Banyak kelompok-kelompok yang tumbuh / ditumbuhkan ternyata macet, tidak berkembang dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip dan metode-metode dalam pengembangan kelompok.

Sasaran Pendidikan dalam Kelompok
Yang menjadi sasaran pendidikan dalam kelompok adalah :
1)       Pengurus dan pengawas.  Mereka mempunyai tanggung jawab yang cukup berat dalam kelompok, sehingga pengetahuan, ketrampilan, dan sikap mental yang baik sangat dibutuhkan untuk dapat mengelola kelompok dengan baik.  Pendidikan bagi para pengurus dan pengawas mutlak sangat penting.
2)       Anggota.  Anggota adalah kekuatan utama dari kelompok, sebagai kesatuan yang harus kompak, sadar akan hak dan kewajibannya dengan baik sehingga dapat berpartisipasi penuh dalam pengembangan kelompok.  Sehingga pendidikan bagi anggota tidak boleh dilupakan.
3)       Calon anggota.  Yang diharapkan dapat tertarik dan sadar sehingga dapat masuk menjadi anggota kelompok yang baik.

Prinsip-prinsip Pendidikan dalam Kelompok
Pendidikan dalam kelompok menerapkan sistem pendidikan orang dewasa. Artinya bahwa setiap orang dihormati dengan prinsip-prinsip :
a)   Orang dewasa belajar dengan baik, apabila secara penuh mengambil bagian dalam kegiatan.
b)   Orang dewasa belajar dengan baik apabila menyangkut mana yang menarik bagi dia dan ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
c)   Orang dewasa belajar sebaik mungkin apabila yang dipelajari bermanfaat dan praktis.
d)   Dorongan semangat dan pengulangan yang terus menerus akan membantu seseorang dengan baik.
e)   Orang dewasa belajar sebaik mungkin apabila ia mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan sepenuhnya pengetahuannya, kemampuannya, dan ketrampilannya dalam waktu yang cukup.
f)    Proses belajar dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman yang lalu dan daya pikir dari warga belajar.
Saling pengertian yang baik, yang sesuai dengan ciri-ciri utama dari orang dewasa yang sangat membantu pencapaian tujuan belajar.

ANALISIS EFEKTIVITAS PERCONTOHAN PENYULUHAN PERIKANAN: PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA IKAN BAWAL AIR TAWAR DENGAN MEDIA KOLAM TERPAL BUNDAR PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) JUARA BERSAMA

RINGKASAN EKSEKUTIF Percontohan penyuluhan perikanan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menguji efektivitas penerapan teknologi budida...